Banner
ppdb2017Bursa Kerja Khusus
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Agenda
19 November 2017
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2017

Tanggal : 10/28/2017, 08:46:30, dibaca 80 kali.
Hari ini Sabtu, 28 Oktober 2017, SMK negeri 2 Sragen menyelenggarakan Peringatan Hari Sumpah Pemuda. SMK Negeri 2 Sragen, di hari biasa tidak ada KBM dihari Sabtu, khusus hari ini tanggal 28 Oktober 2017,  Seluruh siswa dan guru serta karyawan SMK Negeri 2 Sragen, mengikuti upacara bendera.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh kepala SMK Negeri 2 Sragen, Baak Sugiyarso, S.Pd, MPd, membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olah Raga Bapak Imam Nahrawi

 



MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA
REPUBLIK INDONESIA


PIDATO
PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA
KE-89 TAHUN 2017
Assalamualaikum Wr. Wb
Salam Sejahtera
Om Swasti Astu
Namo Budhaya
"PEMUDA INDONESIA BERANI BERSATU"
PARA PEMUDA INDONESIA DAN HADIRIN SEKALIAN YANG KAMI HORMATI
Delapan puluh sembilan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di jalan kramat raya, daerah kwitang jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu, indonesia. Sungguh, sebuah ikrar yang sangat monumental
bagi perjalanan sejarah bangsa indonesia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian melahirkan proklamasi kemerdekaan republik indonesia, tanggal 17 agustus 1945.
Sumpah pemuda dibacakan di arena kongres pemuda ke-2, dihadiri oleh pemuda lintas suku, agama dan daerah. Jika kita membaca dokumen sejarah kongres pemuda ke-2, kita akan menemukan daftar panitia dan peserta kongres yang berasal dari pulau-pulau terjauh indonesia. Secara imaginatif sulit rasanya membayangkan mereka dapat bertemu dengan mudah.
Dari belahan barat indonesia, terdapat nama mohammad yamin. Seorang pemuda kelahiran sawah lunto sumatera barat yang mewakili organisasi pemuda sumatera, jong sumatranen bond. Dari belahan timur indonesia, kita menemukan pemuda bernama johannes leimena, kelahiran kota ambon maluku, mewakili organisasi pemuda jong ambon. Ada juga  katjasungkana dari madura, ada juga cornelis lefrand senduk, mewakili organisasi pemuda sulawesi, jong celebes.
Para pemuda indonesia dan hadirin sekalian yang kami banggakan...
Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang mohammad yamin dari sawah lunto dapat bertemu dengan johannes leimena dari ambon? Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang katjasungkana dari madura dapat bertemu dengan lefrand senduk dari sulawesi? Bukan hanya bertemu, tapi mereka juga berdiskusi, bertukar pikiran, mematangkan gagasan hingga akhirnya bersepakat mengikatkan diri dalam komitmen keindonesiaan.
Padahal, jarak antara sawah lunto dengan kota ambon, lebih dari 4.000 kilometer. Hampir sama dengan jarak antara kota jakarta ke kota sanghai di china. Sarana transportasi umum saat itu, masih mengandalkan laut. Dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk bisa sampai ke kota mereka. Alat komunikasi pun masih terbatas, mengandalkan korespondensi melalui kantor pos. Hari ini surat dikirim, satu dua bulan kemudian, barulah sampai di alamat tujuan.
Belum iagi kalau kita berbicara tentang perbedaan agama dan bahasa. Mohammad yamin beragama islam berbahasa melayu, johannes leimena beragama protestan berbahasa ambon. Begitupun dengan katjasungkana, lefrand senduk, dan 71 pemuda peserta kongres lainnya. Mereka memiliki latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda. Namun, fakta sejarah menunjukkan bahwa sekat dan batasan-batasan tersebut tidak menjadi halangan bagi para pemuda indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar indonesia. Inilah yang kita sebut dengan; "berani bersatu".
Para pemuda indonesia dan hadirin sekalian yang berbahagia...
Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda indonesia yang sudah melahirkan sumpah pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. Bandingkan dengan era sekarang. Hari ini, sarana transportasi umum sangat mudah. Untuk menjangkau ujung timur dan barat indonesia hanya dibutuhkan waktu beberapa jam saja. Untuk dapat berkomunikasi dengan pemuda di pelosok-pelosok negeri ini, cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan-bulan lamanya. Interaksi sosial dapat dilakukan 24 jam, kapanpun dan di manapun.
Namun, anehnya justru dengan berbagai macam kemudahan yang kita miliki hari ini, kita justru lebih sering berselisih paham, mudah sekali menvonis orang, mudah sekali berpecah belah, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian. Seolah-olah kita ini dipisahkan oleh jarak yang tak terjangkau, atau berada di ruang isolasi yang tidak terjamah, atau terhalang oleh tembok raksasa yang tinggi dan tebal hingga tidak dapat ditembus oieh siapapun. Padahal, dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang kita miliki hari ini, seharusnya lebih mudah buat kita untuk berkumpul, bersilaturahim dan berinteraksi sosial. Sebetulnya, tidak ada ruang untuk salah paham apalagi membenci, karena semua hal dapat kita konfirmasi dan kita klarifikasi hanya dalam hitungan detik.
Para pemuda indonesia dan hadirin sekalian yang kami banggakan...
Dalam sebuah kesempatan, presiden republik indonesia yang pertama, bung karno pernah menyampaikan :"jangan mewarisi abu sumpah pemuda, tapi warisilah api sumpah pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir,"
Pesan yang disampaikan oleh bung karno ini sangat mendalam khususnya bagi generasi muda indonesia. Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaaan dan kedaerahan kita. Ego ini yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesama anak bangsa. Kita harus berani mengatakan bahwa persatuan indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan.
Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan para pemuda 1928 dan juga kepada bung karno, karena masih harus berkutat di soal-soal ini. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada bapak presiden republik indonesia, bpk ir. Joko widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan indonesia.  bulan juli 2017 yang lalu, bapak presiden telah menandatangani peraturan presiden nomor 66 tahun 2017 tentang koordinasi strategis lintas sektor penyelenggaraan pelayanan kepemudaan. Melalui perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda indonesia terus kita gelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat sumpah pemuda 1928. Saatnya kita berani bersatu untuk kemajuan dan kejayaan indonesia.
Wassalamu 'alaikum wr. Wb.
Salam sejahtera untuk kita semua
Salam pemuda... !!!
28 OKTOBER 2017

IMAM NAHRAWI


Dalam kegiatan upacara, Inspektur Upacara membacakan teks Sumpah pemuda :


SUMPAH PEMUDA

Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.




Dalam kesempatan tersebut, bapak Sugiyarso, S.Pd, M.Pd menerima penyerahan Piala kejuaraan Lomba Kompetensi Siswa Kabupaten Sragen, yang berhasil diraih oleh Siswa Siswi SMK negeri 2 Sragen.





 
 
Berikut ini daftarnya :
Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan
1. Juara 1 mata lomba CNC Milling (Feri Rohman kelas XII TP-2)
2. Juara 1 Mata Lomba Computer Aided Drawing and Design /CADD ( Sigit Mukti Saputro Kelas XII TP-4)
3. Juara 2 Mata Lomba Mould Making (Rian Hidayat kelas XII TP4)
4. Juara 2 Mata Lomba CNC Turning (Sholikin F (XII TP4)
5. Juara 3 Mata Lomba Welding (Sigit Prasetyo kelas XII TP-4)

Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan
1. Juara 2 Mata Lomba Automobile Technology (Erwin Riswanto Kelas XII TKR-1)

Kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik
1. Juara 1 Mata Lomba Industrial Control (Andrian Nanang Junianto Kedlas XII TITL-1)
2. Juara 2 Mata Lomba Electrical Wirring (Dimas Rahayu kelas XII TITL-2)

Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan
1. Juara 1 mata lomba Web Design and Development ( Rizky Budiarto kelas XI TKJ-2)
2. Juara 1 mata lomba Graphic Design Technology (Muhammad Almuntaqi Dewangga kelas XII TKJ2)
3. Juara 2 mata Lomba Networking Support (Vixtory HerawidatamaEsa Putra kelas XII TKJ2)


Sukses untuk SMK negeri 2 Sragen













 




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas